feed fish

Selasa, 08 Desember 2009

penyakit langka alergi air...hampir dialami 40 orang di seluruh dunia

wallsall,penyakit alergi banyak macamnya dari mulai alergi debu,makanan, hingga alergi sperma.Tapi alergi yang diderita wanita ini sangat langka. ia hanya bisa mandi 10 detik dalam seminggu karena menderita alergi air. penderita penyakit ini bisa dihitung jari, 1 banding 430 juta orang di dunia, salah satunya 40 orang.

Michela Dutton ( 21 tahun ), menyadari penyakitnya ketika anaknya meneteskan keringat di tangannya. saat itu juga tanganya langsung merah-merah,melepuh dan kesakitan. dia selalu ketkutan jika terkena air hujan..maka selalu memakai jas ujan dan payung jika hujan.Setelah diperiksa ke dokter Dutton mengalami penyakit Aquagenic Urticaria. kondisi itu ternyata menimpa 230 juta orang di dunia.Dokter mengatakan bahwa alergi itu disebabkan karena gangguan ketidakseimbangan hormon setelah melahirkan.

Dr Adrian Morris, seorang spesialis urticaria pun mengatakan bahwa saat hamil adalah saat yang paling berisiko seseorang mengalami alergi air atau urticaria. Sayangnya, hingga kini belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan alergi air.

"Penyakit ini memang aneh. Kami sudah mencoba memberikan obat anti histamin dan terapi sinar ultraviolet padanya, tapi tidak juga berhasil," ujar Nina Goad, seorang dokter di Wolverhampton’s New Cross Hospital yang juga anggota British Association of Dermatologists.

Goad mengatakan hanya ada 30-40 orang di dunia ini yang berhasil didiagnosa menderita alergi air sejak tahun 1964.

Gejala alergi air adalah beberapa menit setelah kontak dengan air, kulit akan memerah dan terasa sakit selama 15 menit hingga 2 jam atau lebih. Begitu juga ketika terjadi kontak air di tenggorokan setelah minum air atau minuman lainnya.

Meskipun penyebab sebenarnya masih misteri dan belum ada obatnya hingga kini, tapi para ahli percaya bahwa pemicunya adalah histamin. Ada juga yang mengatakan penyebabnya adalah ion-ion yang ada di air. Peneliti masih mencari tahu penyebab sesungguuhnya dan teknik pengobatannya pun hingga kini masih dikembangkan.

Sumber : Detikhealth

2 komentar:

akhatam mengatakan...

Mengerikan yaw.. salam kenal boss...

Lulus Sutopo mengatakan...

Wah..jadi ngeri ya...
Artikel yang bagus Mas Indra..
salam kenal dan mampir ya..

Posting Komentar